Abbas ibn Firnas: ‘Manusia Bersayap Pertama’ dari Andalusia

 Abbas ibn Firnas: ‘Manusia Bersayap Pertama’ dari Andalusia

Ilustrasi: Abbas Ibn Firnas

Penemuan Abbas ibn Firnas

Abbas ibn Firnas adalah seorang ilmuwan sekaligus cendekiawan serba bisa yang banyak menemukan penemuan yang luar biasa dalam berbagai bidang ilmu.

Dalam bidang astronomi Abbas ibn Firnas menciptakan peraga rantai cincin yang berfungsi sebagai pengukur pergerakan pola planet-planet di tata surya.

Beliau juga menciptakan suatu alat yang digunakan menentukan waktu yang dioperasikan menggunakan air yang terkenal dengan nama “al-Miqatah”.

Dari berbagai hasil penemuan Abbas ibn Firnas karya dalam bidang penerbangan lah yang terkenal yang membuatnya dijuluki “manusia bersayap pertama”.

Hasil penemuan Abbas ibn Firnas yang terakui oleh bangsa barat adalah gyroscope air atau sekrup udara yang dipergunakan sebagai alat untuk uji terbang.

Akan tetapi dalam mencapai penemuannya itu terdapat berbagai macam hal yang harus diuji oleh Abbas ibn Firnas.

Penemuan gyroscope air oleh Abbas ibn Firnas diawali dengan uji coba ekstrim yang menginginkan agar manusia dapat terbang di udara layaknya seekor burung.

Dikutip dari buku “Vibrant Andalusia: The Spice of Life in Southern Spain” (2007) karya Ana Ruiz, menyebutkan bahwa pada tahun 852 M Abbas ibn Firnas melompat dari menara Masjid Cordoba menggunakan jubah besar, dan dari situ beberapa ilmuwan menganggap bahwa itu adalah penemuan parasut pertama. Akan tetapi uji coba tersebut kurang membuahkan hasil.

Mengutip dari Day of the Flyubg Fox: The True Story of World II Pilot Charley Fox oleh Steve Pitt (2008), menyatakan bahwa hasil dari uji coba Abbas ibn Firnas pada tahun 852 M membuat beliau sendiri mengalami luka-luka, namun beruntung nyawanya masih terselamatkan.