Aa Gym Ajak Umat Tidak Iri pada Rezeki Orang Lain

 Aa Gym Ajak Umat Tidak Iri pada Rezeki Orang Lain

Bandung, Mediaislam.id–Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, mengingatkan umat agar tidak menjadikan kekayaan dunia sebagai standar kebahagiaan.

Dalam pesannya, Aa Gym menekankan bahwa Allah memberikan rezeki dan kemudahan sesuai dengan kemampuan masing-masing hamba.

“Adakalanya Allah memberi kepadamu kekayaan atau pun kesenangan dunia, tetapi tidak memberi kepadamu taufik dan hidayahnya, dan ada kalanya Allah menolak tidak memberi kepadamu dari kesenangan dunia dan kemewahannya tetapi memberi kepadamu taufik dan hidayahnya,” ujar Aa Gym dikutip Mediaislam.id dari laman Daaruttauhiid.org, Rabu (26/11/2025).

Aa Gym menyebut bahwa hidayah dan ketenangan jauh lebih penting daripada kemewahan. Ia meminta umat tidak membandingkan hidup dengan orang lain, termasuk dalam hal kepemilikan rumah, kendaraan, atau kenikmatan materi lainnya.

“Coba kita perhatikan nikmat iman di dalam diri kita, apakah kita masih merasakan ketenangan?” katanya.

Menurutnya, iri terhadap apa yang dimiliki orang lain hanya akan membuat hati gelisah. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki takaran rezeki yang berbeda-beda, bahkan di antara saudara kandung sekalipun. Karena itu, ia mengimbau agar umat meminta kepada Allah dan menerima apa pun yang diberikan-Nya dengan lapang hati.

Aa Gym juga menyinggung fenomena ketika seseorang rajin berdoa tetapi belum dikabulkan. Sementara orang yang tidak taat justru terlihat mudah mendapatkan keinginannya.

Ia mengingatkan bahwa materi bukan ukuran kemuliaan. “Buat apa kita punya segalanya seperti rumah dan mobil mewah tapi kita tidak shalat,” ujarnya.

Ia menutup pesannya dengan mengajak jamaah membangun sikap positif dan bersyukur. Menurutnya, tidak semua orang siap memikul amanah kekayaan.

“Berapa banyak orang jadi koruptor masuk penjara karena tidak mampu menjaga diri sehingga masuk dalam penjara,” kata Aa Gym.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − eleven =