Malaysia Tunda Umrah, Indonesia Belum Keluarkan Larangan

 Malaysia Tunda Umrah, Indonesia Belum Keluarkan Larangan

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak

JAKARTA (Mediaislam.id) — Pemerintah Indonesia belum mengeluarkan larangan maupun imbauan penundaan perjalanan ibadah umrah ke Arab Saudi menyusul kekhawatiran keamanan pascaserangan rudal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta calon jemaah asal Indonesia memilih penerbangan langsung menuju Madinah atau Jeddah.

Kebijakan Indonesia ini berbeda dengan langkah Pemerintah Malaysia yang mengimbau warganya menunda sementara perjalanan umrah ke Arab Saudi. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan dan mobilitas jemaah di tengah perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan otoritas Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi keamanan.

“Sampai hari ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan otoritas Saudi Arabia. Belum ada keputusan untuk mengimbau atau melarang perjalanan ke Saudi Arabia,” ujar Dahnil dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).

Dahnil mengatakan, Kemenhaj bersama Kemenlu RI mengimbau calon jemaah umrah untuk mengatur perjalanan dengan memilih penerbangan langsung tanpa transit di kawasan terdampak.

“Kemenlu RI dan kami Kemenhaj hanya mengimbau agar jemaah Indonesia memilih penerbangan direct ke Madinah atau Jeddah (Makkah). Otoritas Kerajaan Saudi Arabia juga menyatakan kondisi aman dan safety untuk jemaah umrah,” tambahnya.

Dahnil juga berharap seluruh pihak di Timur Tengah menahan diri dan menghindari eskalasi konflik yang dapat berdampak terhadap aktivitas ibadah umat Islam di Tanah Suci.

“Kami berharap semua pihak di Timur Tengah menahan diri, jangan terjebak dengan perang terbuka yang justru akan merugikan semua pihak. Apalagi, langsung atau tidak langsung pasti berdampak terhadap aktivitas ibadah umat Islam di Tanah Suci,” pungkasnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + eighteen =