Rapper Macklemore Suarakan Dukungan untuk Palestina di Konser Ed Sheeran
Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore. [GettyImages]
Jakarta (Mediaislam.id)-Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, menyuarakan dukungan terbuka bagi rakyat Palestina saat tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran di Stadion MetLife, New Jersey. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari organisasi Israel-Amerika yang melayangkan petisi penolakan.
Mengenakan kefiyeh di hadapan lebih dari 80.000 penonton, Macklemore membawakan lagu pro-Palestina berjudul Hind’s Hall sembari menampilkan tayangan kondisi Gaza dan Tepi Barat di layar stadion.
“Saya ingin pesan ini terdengar nyaring dan jelas, agar saudara-saudara kita dari Gaza hingga Tepi Barat mengetahui bahwa kita tidak pernah melupakan mereka,” ujar Macklemore pada pertunjukan Jumat (4/9/2026), dikutip dari Anadolu Agency.
Ia menegaskan keyakinannya bahwa setiap manusia di bumi berhak atas kebebasan, kedamaian, dan rasa aman dari ancaman bom serta kekerasan.
Selain menyuarakan isu Palestina, Macklemore juga menyerukan kebebasan bagi Kuba, Kongo, Sudan, dan Iran, serta melontarkan kritik keras terhadap lembaga penegak hukum imigrasi AS (ICE).
Pesan solidaritas serupa kembali diulang pada pertunjukan hari kedua di lokasi yang sama. Macklemore tampil mengenakan kefiyeh, menggemakan seruan kebebasan Palestina, dan menyampaikan pesan khusus kepada penonton Yahudi.
“Kepada seluruh saudara saya umat Yahudi: Kritik terhadap Israel, kritik terhadap apartheid, serta penolakan atas genosida sama sekali bukan bentuk kritik terhadap kalian,” tegasnya.
Di layar raksasa stadion, ditampilkan pula kutipan pesan kemanusiaan dari salah seorang penyintas Holocaust yang mendesak penghentian aksi militer di Gaza.
Buntut dari aksi panggung tersebut, organisasi Israeli-American Council melayangkan petisi resmi yang mendesak Ed Sheeran dan penyelenggara tur untuk mencoret Macklemore dari daftar penampilan berikutnya.
Pihak organisasi menilai bahwa acara tersebut merupakan konser musik dan bukan panggung kampanye politik. Mereka mendesak penyelenggara menetapkan batasan ketat terkait penyampaian pesan politik selama sisa tur berlangsung.
Lagu Hind’s Hall yang dirilis pada 2024 mengambil nama dari gedung Hamilton Hall di Columbia University, yang sempat diduduki mahasiswa pro-Palestina untuk mengenang Hind Rajab, bocah Palestina yang tewas di Gaza pada awal 2024. []
