Eep Saeful Haq Terpilih, Pemuda PERSIS DKI Siap Jadi Pelopor Perubahan dan Peradaban
Jakarta (Mediaislam.id)– Muhammad Eep Saeful Haq, S.Pd., terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) DKI Jakarta Masa Jihad 2026–2030. Eep terpilih melalui mekanisme pemungutan suara (voting) dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) IX PW Pemuda PERSIS DKI Jakarta yang digelar di Rumah Batavi, Semper, Jakarta Utara, Sabtu (25/7/2026).
Dalam khutbah iftitahya, Eep Saeful Haq yang akra disapa Kang Eep menegaskan, jabatan yang diamanahkan kepadanya bukanlah sebuah kehormatan maupun ambisi pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan seluruh kader Pemuda PERSIS.
“Hari ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan atau penyampaian laporan pertanggungjawaban. Hari ini adalah perpindahan amanah dari kepengurusan sebelumnya kepada kepengurusan yang baru. Jabatan ini bukan kehormatan, bukan pula impian, tetapi amanah yang sangat berat,” ujar Kang Eep.
Ia mengaku menyadari besarnya kepercayaan yang diberikan kader Pemuda PERSIS DKI Jakarta. Karena itu, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh kesungguhan sebagai bagian dari ikhtiar pengabdian dan perjuangan organisasi.
Menurut Kang Eep yang juga Bendahara Pemuda PERSIS Jakarta masa jihad sebelumnya, seluruh kandidat yang maju dalam proses pemilihan memiliki kapasitas dan kelayakan yang sama untuk memimpin organisasi. Karena itu, hasil Musywil harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan soliditas kader.
“Saya bukan kader terbaik dan bukan satu-satunya yang layak berdiri di sini. Semua kandidat memiliki kapasitas yang sama. Karena itu, mari kita satukan suara dan gerakan untuk membesarkan Pemuda PERSIS DKI Jakarta,” kata dia.
Pemuda PERSIS Harus Menjadi Pelaku Sejarah
Dalam arahannya, Kang Eep menekankan, Pemuda PERSIS harus tampil sebagai pelopor peradaban dan agen perubahan, bukan sekadar menjadi penonton dalam dinamika sosial dan kebangsaan.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini menuntut organisasi untuk terus melakukan pembenahan, memperluas ruang gerak, serta memperkuat peran kader dalam berbagai sektor kehidupan.
“Pemuda PERSIS tidak boleh menjadi penonton sejarah. Pemuda PERSIS harus menjadi pelaku sejarah dan bagian dari solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa khususnya di Jakarta,” tegas Kang Eep.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam Muswil sebagai pijakan program kerja kepengurusan baru. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh agenda organisasi tidak mungkin dijalankan seorang diri.
Karena itu, Kang Eep mengajak seluruh pimpinan daerah, pimpinan cabang, serta kader Pemuda PERSIS di DKI Jakarta untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan program organisasi selama empat tahun ke depan.
Jakarta Harus Menjadi Pusat Penguatan Dakwah
Kang Eep menilai posisi strategis Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan arus informasi nasional harus dimanfaatkan secara optimal oleh Pemuda PERSIS.
Menurutnya, kedekatan dengan berbagai pusat kebijakan dan lembaga strategis menjadi peluang besar untuk memperluas pengaruh dakwah serta memperkenalkan kontribusi Pemuda PERSIS kepada masyarakat luas.
“Jakarta adalah pusat kebijakan dan pusat perputaran informasi. Ini harus menjadi peluang bagi Pemuda PERSIS untuk menunjukkan eksistensi dan kontribusinya kepada umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk memperkuat kerja sama dan membangun jejaring dengan berbagai lembaga, organisasi, serta pemangku kepentingan sebagai bagian dari pengembangan gerakan dakwah yang lebih luas dan berdampak.
Dakwah Harus Hadir Melalui Karya dan Keteladanan
Lebih lanjut, Eep menegaskan, dakwah tidak cukup dilakukan melalui ceramah atau mimbar semata. Menurutnya, dakwah harus diwujudkan dalam bentuk karya nyata, integritas, keilmuan, serta keteladanan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Dakwah tidak boleh hanya terdengar dari mimbar. Dakwah harus terlihat melalui karya, integritas, keilmuan, dan keteladanan. Itulah wajah Pemuda PERSIS yang harus kita tampilkan ke depan,” katanya.
Menutup sambutannya, Kang Eep mengajak seluruh kader Pemuda PERSIS Jakarta untuk tetap menjaga kebersamaan dan tidak meninggalkan kepengurusan baru berjalan sendiri dalam mengemban amanah organisasi.
“Bantulah saya. Jangan tinggalkan saya berjalan sendiri. Kepengurusan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kebersamaan seluruh kader Pemuda PERSIS DKI Jakarta,” pungkas Kang Eep sambil menahan tangis.*
