Liga Muslim Dunia Dorong Generasi Muda Jadi Motor Perdamaian Global
Sekjen Liga Muslim Dunia Syekh Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa di Istana Negara. (AI)
JAKARTA (Mediaislam.id) — Liga Muslim Dunia mengajak pemimpin muda, mahasiswa, peneliti, dan aktivis dari berbagai latar belakang agama serta budaya untuk memperkuat keterlibatan dalam membangun perdamaian dunia. Langkah kolaboratif ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan peradaban modern yang semakin kompleks.
“Generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan dunia Islam maupun komunitas global,” ujar Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Mohammed Al-Issa, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/06/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar utama dalam transformasi sosial di tingkat internasional.
Mohammed Al-Issa mengatakan investasi pada pengembangan intelektual, pendidikan, keterampilan profesional, dan kepemimpinan kaum muda merupakan kebutuhan mendesak di tengah perubahan global yang berlangsung cepat. Menurutnya, pemuda bukan sekadar pewaris masa depan, melainkan aktor penting yang mampu menghadirkan solusi atas konflik sosial hingga pesatnya teknologi.
Sejalan dengan visi tersebut, organisasi internasional ini terus berfokus pada berbagai upaya pemberdayaan kapasitas akademik pemuda. Penguatan kompetensi profesional serta pengembangan keterampilan kepemimpinan juga dirancang secara masif agar relevan dengan tantangan abad ke-21.
Bagi Indonesia sendiri, penguatan peran generasi muda dalam membangun dialog dan menjaga persatuan menjadi faktor penting untuk memperkuat kohesi sosial serta stabilitas nasional. Oleh sebab itu, sinergi antara pemuda dan nilai kebangsaan harus terus dirawat secara berkelanjutan.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Ia menambahkan bahwa kaum muda wajib mengembangkan budaya dialog yang konstruktif di tengah keberagaman masyarakat Indonesia yang majemuk.
Menurut Ahmad Muzani, generasi muda merupakan aset strategis bangsa yang akan menentukan arah pembangunan dan masa depan Indonesia di tingkat global. Potensi besar ini harus diarahkan secara positif melalui penguatan karakter dan rasa cinta tanah air.
“Kita harus memperkuat persatuan di antara bangsa kita meskipun kita berbeda agama, berbeda negara. Justru perbedaan itu menjadi kekuatan kita untuk terus bersatu menciptakan perdamaian di atas dunia,” kata Ahmad Muzani.
Liga Muslim Dunia merupakan organisasi Islam internasional yang berkomitmen mempromosikan moderasi, dialog antaragama, kerja kemanusiaan, serta kerja sama antarperadaban. Lembaga ini terus bergerak aktif menjembatani perbedaan demi terciptanya tatanan dunia yang harmonis.
Organisasi yang didirikan pada tahun 1962 dan berkantor pusat di Makkah, Arab Saudi, ini sekarang memiliki jaringan kantor di berbagai negara. Lembaga tersebut juga sukses menjalin hubungan konsultatif dengan sejumlah lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO, dan UNICEF.[]
