Spanyol Anugerahi Francesca Albanese Penghargaan Sipil Tertinggi

 Spanyol Anugerahi Francesca Albanese Penghargaan Sipil Tertinggi

Francesca Albanese

İspanya (Mediaislam.id) – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menganugerahkan Order of Civil Merit kepada Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese pada Kamis (07/05/2026).

Penghargaan tertinggi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Albanese dalam mendokumentasikan dugaan pelanggaran hukum internasional di Jalur Gaza. Sanchez menerima pakar hukum tersebut di Madrid untuk membahas pentingnya hukum internasional serta urgensi penghentian kekerasan demi perdamaian abadi.

Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya martabat kemanusiaan sesuai dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Spanyol.

“Tanggung jawab publik juga berarti memiliki kewajiban moral untuk tidak berpaling,” tulis Sanchez di media sosial seraya menyebut Albanese sebagai “suara yang menjaga hati nurani dunia.”

Order of Civil Merit merupakan salah satu penghargaan sipil tertinggi di Spanyol yang diberikan kepada individu atas jasa luar biasa bagi masyarakat. Albanese sendiri adalah pakar hukum asal Italia yang sejak 2022 menjabat sebagai pelapor khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh internasional paling vokal dalam mengkritik operasi militer Israel di wilayah Gaza. Pada Selasa, Sanchez mengirim surat kepada Komisi Eropa untuk meminta aktivasi Blocking Statute Uni Eropa guna melawan sanksi Amerika Serikat terhadap Albanese.

Langkah diplomatik ini juga ditujukan untuk melindungi para hakim serta jaksa yang bertugas di Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC).

“Ini seperti mafia internasional — mereka ingin membungkam semua pihak yang menuntut penghentian genosida dan kejahatan,” kata Albanese kepada stasiun televisi Spanyol RTVE.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares turut mengkritik penahanan aktivis Spanyol-Palestina Saif Abukeshek oleh pihak Israel. Albares menyebut tindakan tersebut tidak dapat diterima dan telah memanggil utusan tertinggi Israel di Spanyol untuk memberikan klarifikasi.

Dalam sidang parlemen, Albares juga mengaku telah berbicara langsung dengan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar untuk membahas kasus penahanan tersebut. Ia menilai Abukeshek ditahan secara ilegal di perairan internasional saat sedang melakukan perjalanan bersama flotila bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

“Spanyol bereaksi tanpa ragu, dengan kejelasan dan ketegasan penuh, terhadap pelanggaran hukum internasional,” kata Albares menutup pernyataannya.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =