Jajaki Kerja Sama Riset, Monash University Indonesia Kunjungi PP Muhammadiyah
Kunjungan Monash University Indonesia ke Muhammadiyah, Rabu (14/01/2026)
Jakarta (Mediaislam.id) – Delegasi Monash University Indonesia mengunjungi gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jakarta pada Rabu (14/01/2026). Kunjungan itu untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi dan riset, khususnya pada jenjang pascasarjana dan doktoral.
Kunjungan Monash University Indonesia diterima Pimpinan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah Prof. Jamhari Makruf.
Dalam pertemuan ini, Monash University Indonesia memaparkan portofolio program akademik yang ditawarkan, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana. Pada jenjang sarjana, Monash menyediakan program Bachelor of Digital Business, Bachelor of Information Technology, dan Bachelor of Design.
Sementara pada jenjang pascasarjana, Monash University Indonesia menawarkan berbagai program lintas disiplin, antara lain Master of Global Business, Master of Business Innovation, Master of Cyber Security, Master of Data Science, Master of Marketing and Digital Communications, Master of Sustainability, Master of Public Policy and Management, Master of Urban Design, serta Master of Public Health.
Monash University secara konsisten menempati jajaran 50 universitas terbaik dunia dan saat ini berada pada peringkat ke-36 dunia versi QS World University Rankings. Capaian tersebut menjadi landasan penting dalam penguatan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan doktoral.
Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, Pro Vice-Chancellor and President Monash University Indonesia Matthew Nicholson menyampaikan, Monash University Indonesia terbuka untuk mengeksplorasi kemitraan pascasarjana yang dirancang secara khusus (tailored postgraduate partnerships) bersama Muhammadiyah.
Bentuk kerja sama yang ditawarkan meliputi jalur pascasarjana yang fleksibel, program gelar bersama (joint degree), hingga model pembimbingan doktoral kolaboratif.
Kerja sama ini juga menekankan pendekatan co-creation, di mana kedua institusi secara bersama-sama merancang model kemitraan yang memiliki kekuatan akademik, relevan dengan konteks Indonesia, serta tetap menjaga standar global pendidikan tinggi.
Selain itu, Monash University Indonesia menyampaikan dukungan terhadap penguatan riset melalui skema beasiswa PhD, termasuk Indonesia International Development Scholarship Program (IIDSP) yang terbuka bagi warga negara Indonesia, termasuk sivitas akademika Muhammadiyah. Hasil riset dari program doktoral ini diharapkan dapat berkontribusi langsung pada penguatan strategi dan prioritas riset institusi.
Prof. Jamhari Makruf menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan kesiapan Muhammadiyah, dengan jejaring perguruan tinggi dan sekolah berskala nasional hingga internasional, untuk memperluas kolaborasi global yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan, riset, dan kemanusiaan.
Monash University Indonesia sendiri didukung oleh tenaga akademik Indonesia dan internasional, sehingga berperan sebagai pusat kolaborasi pendidikan global di Indonesia. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang berkelanjutan antara Muhammadiyah dan Monash University Indonesia di masa mendatang.[]
