Kemenag Salurkan 2.000 Mushaf Al-Quran bagi Penyintas Bencana di Sumatra Utara

 Kemenag Salurkan 2.000 Mushaf Al-Quran bagi Penyintas Bencana di Sumatra Utara

Langkat (Mediaislam.id)–Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyalurkan mushaf Al-Qur’an dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra Utara menjelang Ramadan. Sebanyak 2.000 mushaf Al-Qur’an disalurkan ke masjid dan musala di wilayah terdampak. Bagi warga, mushaf tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga penguat spiritual di tengah proses pemulihan pascabencana.

Selain Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 300 paket sarung, mukena, dan Al-Qur’an, 36 karpet masjid dan musala, serta 50 paket khusus keluarga untuk wilayah Langkat, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Sementara itu, Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa menyalurkan 1.000 paket Muslim Kit yang terdiri atas sajadah, sarung, dan mukena untuk masyarakat Sumatera Utara. Dompet Dhuafa juga menyalurkan 145 ton sembako bagi warga terdampak di Sumatera Utara dan Aceh.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan, penyaluran mushaf Al-Qur’an dan perlengkapan ibadah ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk meski berada dalam kondisi sulit.

“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana tetap bisa membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an. Semoga bantuan ini menjadi penguat spiritual dan penyemangat untuk bangkit,” ujar Arsad saat menyerahkan bantuan di Masjid Nurul Ikhwana, Langkat, Selasa (13/1/2026).

Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin, berharap, bantuan tersebut dapat membantu memulihkan suasana ibadah masyarakat sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih khidmat.

“Dalam kondisi pascabencana ini, kami menyalurkan bantuan agar pelaksanaan ibadah Ramadan tetap berjalan dengan baik, penuh kekhusyukan, dan memberikan ketenangan bagi masyarakat,” ungkap Muhibuddin.

Ia juga berharap bantuan kemanusiaan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat ketahanan spiritual dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 1 =