Halal Jadi Nilai Universal, Pelajar Non-Muslim Tembus Final Gen Halal Championship
Tiga pemenang Gen Halal Championship 2025 berfoto bersama Direktur Utama LPPOM Muti Arintawati.
Bogor (Mediaislam.id)–Gen Halal Championship 2025 resmi berakhir pada malam puncak penghargaan yang digelar di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/1/2026). Ajang yang diikuti ribuan pelajar dari seluruh Indonesia ini menetapkan tiga siswa terbaik sebagai juara.
Juara 1 diraih Alf Farrassayu Shannyn dari SMA Nuraida Islamic Boarding School Bogor dengan hadiah Rp10 juta. Posisi Juara 2 ditempati Rahmi Fitriyah dari SMAN 8 Jakarta yang memperoleh Rp7,5 juta, sementara Juara 3 diraih Achmad Farrell Budi Pratopo dari SMA Albanna Denpasar, Bali, dengan hadiah Rp5 juta.
Direktur Utama LPPOM Muti Arintawati mengatakan, Gen Halal Championship merupakan kelanjutan dari program Olimpiade Halal yang sempat vakum dan kini dihidupkan kembali dengan konsep baru.
“Kegiatan ini sebetulnya bukan yang pertama. Dulu ada Olimpiade Halal, lalu sempat vakum, dan pada 2025 kami hidupkan kembali dengan rebranding sehingga lahirlah Gen Halal Championship,” ujar Muti dalam sambutannya.
Menurutnya, ajang ini penting karena literasi halal masyarakat Indonesia masih perlu diperkuat meski Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan sertifikasi halal telah menjadi kewajiban.
“Kalau masyarakat tidak punya ilmu yang cukup tentang halal, maka tidak akan ada tuntutan dari konsumen untuk menjaga dan mendorong pelaku usaha agar tetap dan segera bersertifikat halal. Pengetahuan halal itu harus dibina sejak generasi muda,” katanya.
Tahun ini, Gen Halal Championship diikuti 1.493 pelajar dari seluruh Indonesia. Setelah melalui seleksi daring, terpilih 45 finalis yang mengikuti bootcamp selama tiga hari, 9–11 Januari 2026, di Bogor. Para finalis berasal dari 13 provinsi, 20 kota, dan 22 sekolah, dengan Provinsi Riau menjadi penyumbang terbanyak, yakni 14 peserta.
Muti juga menyoroti keikutsertaan peserta non-Muslim dalam ajang tersebut.
“Yang mendaftar tidak hanya siswa Muslim, ada juga yang non-Muslim dan bahkan sampai Grand Final. Ini membuktikan bahwa halal adalah nilai universal dan dipercaya tidak hanya oleh konsumen Muslim, tetapi juga non-Muslim,” ujar Muti disambut tepuk tangan.
Gen Halal Championship 2025 mengusung tema Explore, Compete, Inspire. LPPOM berharap para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
“Jangan belajar halal hanya untuk lomba atau hadiah. Terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tularkan ke keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan begitu, Halal Lifestyle bisa berkembang dan meningkatkan kualitas bangsa,” kata Muti.
Melalui ajang ini, LPPOM menargetkan lahirnya generasi muda yang mampu menjadi duta literasi halal sekaligus penggerak penguatan ekosistem halal nasional.*
