Wisuda XXI, Universitas Tazkia Luluskan 383 Mahasiswa yang Siap Terjun di Industri Halal
Bogor (Mediaislam.id) – Universitas Tazkia kembali membuktikan dedikasinya dalam membentuk sumber daya manusia unggul melalui Wisuda XXI, yang secara resmi meluluskan 383 mahasiswa dari berbagai program studi. Acara wisuda berlangsung di Auditorium Al-Hamra, Kampus Universitas Tazkia di Sentul City, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (27/11/2025), dengan suasana penuh haru dan semangat.
Mengangkat tema “Dari Kampus ke Industri Halal Global yang Berdaya Saing,” wisuda ini menekankan urgensi persiapan profesional dan daya saing internasional bagi generasi muda yang akan terjun ke dunia ekonomi syariah. Tema tersebut mencerminkan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global di sektor halal.
Dalam orasi ilmiahnya, Rektor Universitas Tazkia, Prof. Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec., menguraikan pentingnya pendekatan holistik dalam kehidupan dan karier. Ia menegaskan bahwa setiap individu Muslim yang berambisi tinggi harus memanfaatkan potensi, waktu, dan kesempatan yang Allah anugerahkan secara maksimal, sambil menjadikan spiritualitas sebagai fondasi utama.
“Kita wajib memanfaatkan seluruh karunia Allah—kemampuan, waktu, dan kesempatan—dengan dasar spiritualitas yang kuat, menempatkan Allah sebagai orientasi utama dalam setiap langkah karier dan perjalanan hidup. Inilah yang menjadi sumber keunggulan sejati bagi profesional Muslim,” tutur Prof. Syafii dengan penuh keyakinan.
Prof. Syafii melanjutkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari kontribusi nyata di berbagai bidang industri halal yang sedang mengalami pertumbuhan pesat. Industri ini mencakup kuliner halal, keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, kosmetik, dan fesyen.
Untuk memenuhi tuntutan tersebut, Universitas Tazkia telah merancang kurikulum yang terintegrasi dengan kebutuhan industri modern, menggabungkan ilmu ekonomi Islam, praktik bisnis kontemporer, dan pemahaman keuangan global. Universitas ini juga memperluas kolaborasi internasional, seperti kemitraan dengan INCEIF University Malaysia, yang memberikan wawasan mendalam tentang dinamika industri halal dunia. Di tingkat nasional, Tazkia membangun jejaring strategis dengan lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), badan sertifikasi halal, dan perusahaan dalam ekosistem halal.
Kerja sama ini tidak hanya membuka pintu magang dan sertifikasi, tetapi juga peluang karier yang relevan bagi mahasiswa. Pada wisuda kali ini, penghargaan bergengsi diberikan kepada para lulusan terbaik. Lia Fitria, S.E., meraih predikat Wisudawan Terbaik Umum atas prestasi akademiknya yang luar biasa.
Sementara itu, Habli Rahman, S.E., dan Ahmad Zaki Gunadi, S.E., dianugerahi penghargaan Wisudawan Tahfidz 30 Juz, menunjukkan integrasi antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Daftar lulusan terbaik per program studi meliputi Muhammad Ikhsan Riyadi (Akuntansi Syariah), Rahmawati Aulia Putri (Hukum Ekonomi Syariah), Siti Aulia (Komunikasi Penyiaran Islam), Habli Rahman (Manajemen Bisnis Syariah), dan Muhammad Fahmi Zaidan (Tadris IPS). Untuk jenjang magister, Andi Azizah Izdihar (Magister Ekonomi Syariah) dan Deni Amin Sujana (Magister Akuntansi Syariah) menerima penghargaan serupa.
Lulusan Universitas Tazkia tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga sertifikasi profesi dan jaringan industri yang kokoh. Dengan kelulusan 383 mahasiswa ini, universitas berharap mereka akan berkontribusi signifikan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin di industri halal global, mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan. [ ]
