10 Tanda Jatuh Cinta Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauziyah

 10 Tanda Jatuh Cinta Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauziyah

Ilustrasi: Jatuh Cinta

4. Kesiapan untuk Berkorban dan Mengalah

Cinta sejati menuntut itsar (mendahulukan orang lain). Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa seorang pencinta akan lebih mendahulukan keinginan orang yang dicintainya daripada keinginannya sendiri. Ia akan rela menempuh kesulitan asalkan orang yang dicintainya merasa nyaman (Al-Jauziyah, 2011: 158).

Kita teringat kisah Said bin al-Musayyib, seorang ulama besar Tabi’in, yang meskipun sangat menjaga harga diri, beliau sangat lembut dan perhatian terhadap kebutuhan keluarganya. Beliau mengajarkan bahwa cinta bukan tentang “apa yang aku dapatkan”, tapi “apa yang bisa aku berikan”.

5. Kesesuaian Jiwa (Al-Muwaafaqah)

Ibnul Qayyim menekankan bahwa jatuh cinta sering kali bermula dari tasyabbuh atau kemiripan sifat. Ruh manusia bagaikan tentara yang berbaris; yang saling mengenal akan bersatu, yang tidak mengenal akan berpisah (HR. Bukhari). Tanda seseorang jatuh cinta adalah ia mulai menyukai apa yang disukai orang tersebut dan membenci apa yang dibencinya secara tidak sadar (Al-Jauziyah, 2011: 163).

6. Sering Melamun dan Membayangkan (Al-Fikr)

Pikiran orang yang jatuh cinta tidak pernah kosong dari bayang-bayang orang yang dicintai. Ibnul Qayyim menyebut bahwa imajinasi pencinta sering kali membangun “istana” di pikirannya yang berisi sosok tersebut (Al-Jauziyah, 2011: 167). Namun, Ibnul Qayyim memberikan catatan penting: jika lamunan ini membawa pada kemaksiatan pikiran, maka ia adalah penyakit (’isyq) yang harus diobati dengan iffah (menjaga kehormatan).

7. Rasa Cemburu yang Proporsional (Al-Ghairah)

Tidak ada cinta tanpa cemburu. Ibnul Qayyim menyatakan bahwa cemburu adalah tanda kesehatan hati sang pencinta. Ia tidak rela jika orang yang dicintainya diperlakukan tidak layak atau perhatiannya terbagi secara tidak sah (Al-Jauziyah, 2011: 172). Namun, beliau membedakan antara cemburu yang membina (karena Allah) dan cemburu yang merusak (karena posesif berlebihan).

8. Mencintai Segala Sesuatu yang Berhubungan dengannya

Tanda unik lainnya adalah rasa sayang yang meluap hingga ke lingkungan sekitar sang kekasih. Orang yang jatuh cinta akan merasa senang melihat jalan menuju rumah orang tersebut, atau menyukai warna pakaian yang sering ia gunakan. Ibnul Qayyim mengilustrasikan ini dengan sangat puitis: “Bukan hanya rumahnya yang kucintai, tapi penduduk di dalamnya pun membuatku jatuh hati” (Al-Jauziyah, 2011: 178).

9. Ketulusan dalam Doa di Kala Sunyi

Bagi seorang Muslim, puncak dari tanda cinta adalah ketika nama seseorang “diselipkan” dalam sujud dan doa di sepertiga malam terakhir. Ibnul Qayyim memandang doa adalah hadiah terbaik dari seorang pencinta karena ia melibatkan Allah sebagai saksi (Al-Jauziyah, 2011: 185). Seorang tabi’in seperti Mutarrif bin Abdullah sering menekankan bahwa mendoakan saudara tanpa sepengetahuannya adalah bukti kebersihan hati.

10. Perasaan Tenang Saat Bersama (As-Sakinah)

Tanda terakhir adalah hadirnya rasa tenang (thuma’ninah) dan aman saat berada di dekatnya atau mendengar suaranya. Allah SWT berfirman bahwa tujuan diciptakannya pasangan adalah agar kita merasa tashkunu ilaiha (merasa tentram kepadanya) (QS. Ar-Rum: 21). Ibnul Qayyim menegaskan bahwa cinta yang diridhai Allah akan mendatangkan ketenangan, bukan kegelisahan yang menghancurkan (Al-Jauziyah, 2011: 190).

Menjaga Taman Hati tetap Suci

Jatuh cinta adalah anugerah, namun Ibnul Qayyim mengingatkan bahwa ia bisa menjadi musibah jika tidak dikelola dengan iman.

Dalam Raudhatul Muhibbin, Ibnul Qayyim memberikan solusi bagi mereka yang jatuh cinta namun belum mampu bersatu dalam ikatan pernikahan: yaitu dengan bersabar, menjaga pandangan, dan mengalihkan puncak cinta hanya kepada Allah SWT.

Cinta sejati adalah yang membimbing kita lebih dekat kepada Sang Pencipta, bukan justru menjauhkan kita dari-Nya. Jika Anda merasakan tanda-tanda di atas, mintalah petunjuk-Nya melalui Istikharah, agar cinta tersebut berlabuh di dermaga yang berkah. [MSR]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 − 1 =