Spanyol Tarik Diri dari Eurovision 2026, Karena Ada Israel
Ilustrasi: Aksi protes menentang kandidat Israel pada upacara pembukaan Kontes Lagu Eurovision 2025 di Basel, 11 Mei 2025. (AFP)
Madrid (Mediaislam.id) – Lembaga penyiaran resmi milik pemerintah Spanyol, RTVE, mengumumkan bila negaranya menarik diri dari Eurovision Song Contest 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Wina, Austria, pada 16 Mei 2026 mendatang. Alasannya, dalam ajang tersebut Israel tetap berpartisipasi.
Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (05/12), pihak Spanyol tidak sepakat dengan Uni Penyiaran Eropa (European Broadcasting Union/EBU) yang menolak untuk mengadakan pemungutan suara terpisah mengenai apakah Israel seharusnya diperbolehkan berkompetisi di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza.
“Keputusan ini meningkatkan ketidakpercayaan RTVE terhadap penyelenggaraan festival tersebut dan mengonfirmasi tekanan politik yang melingkupinya. RTVE telah mengumumkan penarikan diri Spanyol dari Festival Eurovision setelah pemungutan suara yang dilakukan dalam Majelis Umum EBU ke-95 hari ini di Jenewa,” kata lembaga penyiaran Spanyol tersebut dalam pernyataan yang diunggah ke akun resmi RTVE di akun media sosial X, pada Kamis (4/12).
RTVE menambahkan bahwa Spanyol juga tidak akan menyiarkan babak final atau dua semifinal yang dijadwalkan pada 12 dan 14 Mei.
Presiden RTVE Jose Pablo Lopez mengatakan kejadian di Majelis EBU mengonfirmasi bahwa Eurovision bukanlah kontes lagu, melainkan festival yang didominasi oleh kepentingan geopolitik. Dia pun menyebut bahwa festival itu sudah rusak
Belanda pada Kamis yang sama juga mengumumkan tidak akan ambil bagian dalam kontes tersebut.
Pewarta: Xinhua
