MUI Sumut Gelar Pembinaan Dai di Daerah Minoritas
Toba, Mediaislam.id–Bidang/Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara sukses menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Dai di Daerah Minoritas dengan tema “Kaderisasi Dai dalam Penguatan Pemahaman Keagamaan Sebagai Dasar untuk Menjalankan Dakwah di Daerah Minoritas”.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (20 s/d 21 Agustus 2024) bertujuan untuk menciptakan kader dai yang kokoh dalam pemahaman agama serta siap menjalankan dakwah di wilayah minoritas, sekaligus memperkuat peran para dai dalam mendakwahkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil’alamin).
Kegiatan ini dibuka dengan arahan dari Dr. H. Arso, S.Ag., SH., MH., Wakil Ketua Umum MUI Sumatera Utara, yang bertindak sebagai keynote speaker. Dalam pidatonya, beliau menegaskan bahwa dakwah adalah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap hari, baik melalui Dakwah Bil Lisan (dakwah dengan lisan), Bil Kitabah (dengan tulisan), maupun Bil Hal (dengan perbuatan).
Dr. Arso juga menekankan pentingnya dakwah di daerah minoritas yang harus dilakukan dengan penuh kebijaksanaan, atau Bil Hikmah.
“Kegiatan ini sangat tepat karena mendekatkan Komisi Dakwah dengan para dai yang berada di daerah seperti di Kabupaten Toba,” ujarnya dimuat laman Muisumut.or.id.
Selain itu, Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si, Ketua Komisi Dakwah MUI Sumatera Utara, yang bertindak sebagai narasumber utama, menyampaikan bahwa para dai harus mampu merancang strategi dakwah yang sesuai dengan karakteristik audiens atau mad’u. Materi dakwah harus disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat yang dihadapi.
Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag, Sekretaris Bidang Dakwah MUI Sumatera Utara, juga turut menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Dalam sesinya, beliau menekankan pentingnya kemampuan retorika (Khithabah) bagi para dai, baik dalam Khithabah Diniah (pidato agama) maupun Khithabah Ta’tsiriah (pidato yang mempengaruhi).
“Retorika yang baik menjadi kunci agar materi dakwah dapat disampaikan dengan baik dan diterima oleh audiens,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan ini mendapat sambutan yang antusias dari para dai, baik pada sesi pertama yang diadakan di Kecamatan Porsea pada 20 Agustus 2024, maupun sesi kedua di Kecamatan Balige pada 21 Agustus 2024. Selain dihadiri oleh para dai, acara ini juga diikuti oleh jajaran pengurus MUI Kabupaten Toba, termasuk Ketua MUI Kabupaten Toba, Drs. H. J. Efendi Samosir, S.HI., dan Sekretaris Alahuddin Hasibuan, S.Ag.. Dari Komisi Dakwah MUI Sumatera Utara, turut hadir Fadlan Khairi, M.Ag., dan Untung Auliya Syafri Sitorus, S.Ag..
Di samping kegiatan pembinaan, Bidang/Komisi Dakwah MUI Sumatera Utara juga memanfaatkan waktu subuh pada 21 Agustus 2024 untuk memberikan kajian subuh di Masjid Al Muhajirin dan Al Hadlonah, Kecamatan Balige, sebagai bagian dari dakwah yang berkelanjutan.*
