MUI Kutuk Penggunaan Bom Kimia Israel di Gaza

 MUI Kutuk Penggunaan Bom Kimia Israel di Gaza

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim

Jakarta (Mediaislam.id) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil Gaza merupakan bentuk kebiadaban yang melampaui batas-batas kemanusiaan dan nurani paling dasar. Hal itu berdasarkan hasil investigasi Aljazeera bahwa Israel menggunakan senjata thermal dan bom vakum untuk menyerang warga Gaza, Palestina.

“Saya shock dan sekaligus geram membaca hasil investigas yang disampaikan Al Jazeera terkait dugaan penggunaan senjata Thermal atau bom vakum dalam agresi militer Israel di Gaza. Ini menelan korban lenyap seketika tak tersisa sebesar 2.842 orang,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Prof Sudarnoto Abdul Hakim dikutip dari MUI Digital, Selasa (17/2/2026).

Prof Sudarnoto mengatakan, sejak agresi militer Israel pada Oktober 2023, Gaza telah mengalami kehancuran yang luar biasa.

Namun, informasi tentang ribuan warga Palestina yang ‘lenyap’ tanpa jejak akibat suhu ekstrem yang dihasilkan senjata ini menambah daftar panjang tragedi kemanusiaan.

“Senjata yang mampu menghasilkan suhu hingga ribuan derajat celcius dan menyebabkan tubuh manusia hancur tanpa sisa adalah bentuk kekerasan yang sangat menjijikan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional,” tegasnya.

Prof Sudarnoto menegaskan, apabila penggunaan senjata itu terbukti dilakukan Israel, merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa dan norma-norma hukum internasional.

MUI meminta agar dunia internasional untuk tidak diam, khususnya membiarkan adanya standar ganda dalam penegakan hukum dan hak asasi manusia. MUI menilai setiap bentuk kejahatan perang harus diusut secara independen dan transparan, serta para pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban.

MUI juga mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bertanggung jawab atas dosa kemanusiaan Israel yang selalu dibiarkan bahkan didukung.

“Majelis Ulama Indonesia memandang bahwa tragedi kemanusiaan di Palestina bukan hanya isu nasional, melainkan persoalan moral dan kemanusiaan universal,” tegasnya.

MUI mengutuk keras setiap bentuk penggunaan senjata yang menghancurkan secara membabi buta dan menargetkan atau berdampak pada warga sipil.

“Tindakan seperti ini semakin mempertegas bahwa yang terjadi di Gaza adalah krisis kemanusiaan yang sangat serius dan memerlukan respons global yang tegas,” ujar Prof Sudarnoto.

MUI juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk segera membentuk investigasi independen yang kredibel, memastikan perlindungan bagi warga sipil, serta menghentikan segala bentuk pasokan senjata yang berpotensi memperparah penderitaan rakyat Palestina.

MUI meyerukan agar umat Islam dan seluruh masyarakat internasional yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan harus terus menyuarakan keadilan.

MUI juga menyerukan agar solidaritas terhadap Palestina tidak boleh surut, dan dukungan kemanusiaan harus diperkuat, serta tekanan diplomatik harus ditingkatkan agar agresi ini segera dihentikan.

Dia menegaskan BoP semakin menunjukkan keasliannya sebagai badan yang justru ikut andil menghancurkan martabat dan kedaulatan Palestina. Trump bungkam, BoP menghancurkan di balik kata damai. Perdamaian tak mungkin terwujud jika keadilan tidak ditegakkan.

“Saya ingin serukan kemanusiaan harus dimenangkan. Dan penjajahan dalam bentuk apa pun di atas dunia ini harus dihapuskan,” tegasnya.

sumber: muidigital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =