Membangun Generasi Qur’ani dengan Pendidikan Islam

 Membangun Generasi Qur’ani dengan Pendidikan Islam

Ilustrasi: Santriwati sebuah pondok pesantren.

Nah, setelah mengetahui pemaparan beberapa metode pendidikan Islam dan prinsip pokok metode pendidikan Islam maka penulis melihat bahwa metode pendidikan Islam yang tepat digunakan bagi generasi millennial adalah:

1) Pertama, metode pendidikan Hiwar Qur’ani dan Nabawi. Metode ini cocok karena generasi millennial cenderung mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dikarenakan faktor teknologi yang mudah diakses mengakibatkan generasi ini mampu berdialog dengan satu arah untuk mencapai tujuan pembelajaran.

2) Kedua, metode pendidikan Amtsal, yaitu perumpamaan menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang mana tujuan pedagogis dalam metode ini akan membawa generasi millennial merangsang kesan dan pesan yang terkait dengan makna yang tersirat serta mendidik akal supaya berpikir logis dan sehat, dan ini sesuai dengan sifat generasi millennial yang biasa berpikir rasional.

3) Ketiga, metode pendidikan Uswah Hasanah yaitu teladan, generasi millenal perlu adanya role model bagi dirinya sehingga pendidikan dengan teladan ini akan mampu membawa kesan baik dan efektif bagi mereka.

4) Keempat, metode pendidikan Tadrib (latihan) dan Tajribah (pengamalan), metode ini sangat penting karena sifat millinneal bukan hanya ingin menyaksikan saja namun mereka mempunyai sifat ingin mencoba sehingga metode akan sangat efektif bagi mereka.

5) Kelima, pendidikan dengan Ibrah dan Mauidzah, metode ini adalah metode yang sangat sesuai sebetulnya, karena terkesan menakuti dan hanya memberi nasihat semata, namun poin yang diambil dari metode ini adalah bagaimana generasi millennial cendurung kosong hatinya dan secara psikologis mereka gampang tersentuh, oleh karena itu metode ini harus disampaikan dengan baik dan sempurna. []

Dina Rafika Rahma, Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − eight =