LBH Keadilan Rakyat Gelar Buka Puasa Bersama
Bogor (Mediaislam.id) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Rakyat menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diisi tausiyah keagamaan di kantornya Jl Brigjen Saptaji Hadiprawira, Cilendek Barat, Kota Bogor pada Jumat (27/2/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Pembina LBH Keadilan Rakyat Iwan Sumiarsa, Ustaz Iyan Sofyan yang menjadi penceramah serta Pimpinan Majelis Al Ihya Bogor, KH Chaerul Saleh, yang menyampaikan pesan-pesan penguatan iman dan keteguhan moral di bulan suci Ramadan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Iyan mengupas ayat perintah puasa secara detil tiap ayat demi ayatnya. Ia mengupas surat Al Baqarah 183 yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”
Pembina LBH Keadilan Rakyat Iwan Sumiarsa dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk kembali memperkuat fondasi keimanan.
“Ikat iman dengan syahadat, tetapi syahadat yang benar sehingga memiliki tauhid yang kuat. Momen Ramadan ini kita harus membersihkan hati supaya hati lebih dekat dengan Allah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa iman harus diwujudkan dalam amal nyata. Setelah beriman, seorang Muslim wajib menegakkan shalat. Dari shalat lahir kekuatan untuk menjalankan amar makruf nahi mungkar.
“Setelah iman lalu menegakkan shalat, setelah shalat melakukan amar makruf nahi mungkar. Harta harus dizakati, jiwa harus dipuasakan,” jelasnya.
Menurutnya, puasa memiliki hikmah besar dalam membentuk kepekaan sosial. Dengan berpuasa, seseorang menjadi lebih sensitif melihat keadaan umat Islam, memiliki semangat melawan kezaliman, dan mampu merasakan penderitaan mereka yang kelaparan.
Ia juga menyinggung keteladanan para sahabat Nabi. Dengan iman yang kuat, mereka mampu berjuang bahkan berhijrah ke Madinah dalam kondisi penuh tantangan.
“Dengan iman yang kuat, para sahabat memiliki kemampuan untuk berjuang meski dalam kondisi berat. Itu lahir dari tauhid yang kokoh,” tambahnya.
Sementara itu, KH Chaerul Saleh mengingatkan pentingnya mengikuti tuntunan Rasulullah untuk meraih cinta dan ridha Allah. Ia mengutip firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 31: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Menurutnya, ayat tersebut menjadi pedoman hidup bagi setiap Muslim. “Apabila ingin mendapat cinta Allah dan Rasulullah, maka harus mengikuti petunjuknya, walaupun ujian akhir zaman saat ini sangat banyak,” ungkapnya.
Kiai yang akrab disapa Babah Chaerul itu menyoroti berbagai tipuan dunia yang kian luar biasa di era sekarang. Gemerlap dunia seringkali membuat manusia lalai. Bahkan pada zaman Nabi, malaikat telah mengingatkan agar manusia tidak terikat dengan dunia.
“Banyak umat yang terperosok oleh godaan dunia. Mudah-mudahan kita diselamatkan oleh Allah, terutama di bulan Ramadan. Puasa itu benteng penyelamat kita, bahkan sampai ke akhirat,” tuturnya.
Kegiatan buka bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi keluarga besar LBH Keadilan Rakyat untuk menyelaraskan perjuangan hukum dengan nilai-nilai keimanan.
Di tengah tantangan zaman dan kompleksitas persoalan sosial, pesan yang mengemuka adalah pentingnya menjaga tauhid, memperkuat ibadah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Ramadan menjadi ruang pembinaan diri agar perjuangan menegakkan keadilan tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT. []
