Israel Tahan Imam dan Larang Paramedis ke Al-Aqsha

 Israel Tahan Imam dan Larang Paramedis ke Al-Aqsha

Yerusalem (Mediaislam.id) – Polisi pendudukan Israel pada Senin mengeluarkan perintah yang melarang Sheikh Mohamed al-Abbasi, Imam Masjid Al-Aqsha, dan seorang paramedis asal Yerusalem masuk ke masjid tersebut untuk periode yang berbeda-beda.

Menurut sumber lokal, polisi Israel menahan Imam Masjid Al-Aqsha, Sheikh Abbasi, dan menyerahkan kepadanya surat perintah untuk menjauhi Masjid Al-Aqsha selama satu minggu.

Polisi Israel juga melarang paramedis Saifuddin Abu Jum’ah, warga kota suci, untuk masuk ke Masjid Al-Aqsha selama enam bulan.

Polisi pendudukan Israel baru-baru ini memperketat pembatasan terhadap umat Muslim menjelang bulan suci Ramadan, dengan mengeluarkan perintah yang melarang puluhan warga Palestina dari Yerusalem dan Palestina yang diduduki pada tahun 1948 untuk masuk ke Masjid Al-Aqsha.

Dalam konteks terkait, Gerakan Hamas mengecam polisi Israel atas penahanan Sheikh Abbasi dan larangan masuknya ke Masjid Al-Aqsha, menyebut tindakan ini “tidak dapat diterima” dan “campur tangan yang terang-terangan dalam urusan Islam di situs suci tersebut.”

Dalam pernyataan pada Selasa, Hamas dengan tegas mengecam pembatasan Israel yang semakin ketat terhadap masuknya jamaah Muslim ke Masjid Al-Aqsha, serta keputusan melarang persiapan Ramadan di masjid tersebut.

Hamas menggambarkan semua tindakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah Israel di wilayah Palestina, khususnya di Yerusalem, sebagai “ilegal.”

Gerakan tersebut mendesak massa Palestina di Yerusalem, Palestina yang diduduki pada tahun 1948, dan Tepi Barat untuk berangkat secara massal ke kota suci dan memperkuat kehadiran mereka di Masjid Al-Aqsha selama bulan suci Ramadan.

Gerakan tersebut juga menyerukan kepada Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam, serta negara-negara dan pemerintah Arab dan Islam untuk mengambil tindakan mendesak guna melindungi Masjid Al-Aqsha dari pelanggaran Israel.

sumber: infopalestina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 15 =