Hotel Terbakar di Makkah, 18 Jamaah Umrah Indonesia Terlantar dan Harus Bayar Hotel Lagi

 Hotel Terbakar di Makkah, 18 Jamaah Umrah Indonesia Terlantar dan Harus Bayar Hotel Lagi

Makkah (Mediaislam.id)–Sebanyak 18 jamaah umrah asal Indonesia terpaksa mencari penginapan sendiri setelah hotel tempat mereka menginap, Hotel Mira Ajyad di Makkah, mengalami kebakaran pada Rabu (12/3) sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

Mutowif jamaah Indonesia, Ajar Sudrajat, mengatakan seluruh jamaah berhasil keluar dari hotel dengan selamat saat insiden terjadi.

“Alhamdulillah seluruh jamaah bisa keluar dengan selamat,” ujar Ajar Sudrajat saat dihubungi.

Para jamaah sebelumnya telah memesan kamar di hotel tersebut untuk masa tinggal 9–18 Maret. Setiap kamar disebut telah dibayar sekitar Rp80 juta.

Namun setelah kebakaran terjadi, pihak hotel meminta para jamaah meninggalkan hotel dan mencari penginapan lain. Ketika jamaah menanyakan siapa yang bertanggung jawab atas biaya penginapan baru, menurut Ajar, pihak hotel menyatakan hal itu menjadi tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Ketika ditanya ke Kementerian Haji dan Umrah, jawabannya itu tanggung jawab Muasasah,” kata Ajar.

Menurutnya, jamaah menilai tanggung jawab seharusnya berada pada pihak hotel karena pembayaran kamar telah dilakukan penuh sebelumnya.

Karena kelelahan dan tidak mendapatkan kepastian, para jamaah akhirnya menyewa dua kamar hotel lain untuk ditempati bersama oleh 18 orang.

“Saat ini jamaah tinggal berdesakan di dua kamar,” ujarnya.

Pada Kamis (13/3), pihak Hotel Mira Ajyad sempat menawarkan penginapan pengganti. Namun lokasi hotel yang ditawarkan dinilai terlalu jauh dari kawasan yang diinginkan sehingga jamaah keberatan.

Akhirnya jamaah menambah satu kamar lagi dengan biaya sendiri karena dua kamar tidak mencukupi.

Hingga kini, menurut Ajar, belum ada solusi dari pihak hotel maupun pihak terkait, sementara dana para jamaah sudah menipis.

“Sampai sekarang belum ada solusi dari pihak hotel maupun perwakilan pemerintah Indonesia, sementara uang jamaah sudah habis,” katanya.

Ajar berharap pihak hotel maupun otoritas terkait dapat segera memberikan solusi dan kompensasi bagi jamaah yang terdampak insiden tersebut.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + five =