HNW Serukan OKI Segera Bertindak Selamatkan Masjidil Aqsha

 HNW Serukan OKI Segera Bertindak Selamatkan Masjidil Aqsha

Jakarta (Mediaislam.id) – Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, mengutuk keras Israel yang sudah enam hari berturut-turut menutup Masjid Al-Aqsha sehingga Umat tidak bisa sholat tarawih di Masjid Al-Aqsha, bahkan menurut laporan TV Al Jazeerah dalam platform X yang juga dilaporkan oleh Asosiasi Ulama Palestina, pihak zionis Israel malah makin brutal dengan melarang Umat Islam untuk bisa sholat Jumat di masjid Al-Aqsha.

Oleh karena itu, HNW sapaan akrabnya kembali menyerukan kepada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar segera mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan masjid Al-Aqsha, HNW juga mengajak umat untuk bersatu menolak kejahatan zionis Israel ini dan mendoakan untuk keselamatan masjid Al-Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama tersebut.

HNW menilai, penutupan Masjid Al-Aqsha masih terus berlanjut sejak 6 hari yang lalu. Bahkan selain itu tidak memungkinkan umat untuk sholat tarawih, Israel kini melarang umat Islam untuk solat Jumat di dalam masjid Al-Aqsha. Ini harusnya menjadi perhatian serius bagi OKI dengan segera bertindak tegas menolak dan menghentikan kejahatan Israel ini, karena memang latar belakang didirikannya OKI adalah untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsha.

“Mestinya OKI dan umat tetap terus memperhatikan masalah ini, dan tidak malah melupakannya hanya karena adanya perang Israel dan AS melawan Iran, yang sangat mungkin memang dilakukan sebagai pengalihan perhatian, agar Zionis Israel leluasa melakukan tindakan apa pun atas masjid Al-Aqsha termasuk menutupnya, melarang Umat Islam shalat Tarawih dan shalat Jumat di dalamnya, hingga akhirnya merobohkan masjid Al-Aqsha dan menggantikannya dengan Kuil Sulaiman sesuai klaim ideologi mereka,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta., Sabtu (7/3/2026)

Menurut HNW, alasan penutupan Masjid Al-Aqsha yang disampaikan pihak zionis Israel karena terkait keamanan publik dengan adanya “kekhawatiran” Israel terjadinya serangan balistik dari Iran, salah satu bentuk false flag (bendera palsu) yang sudah disuarakan olh Rabbi zionis Yahudi : Yousef Mizrahi, tapi selain mengada-ada karena justru Israel lah yang sudah menciptakan perang dengan terlebih dahulu menyerang Iran, juga tidak adil dan diskriminatif, karena Israel tetap mengizinkan kegiatan sekolah keagamaan Yahudi terus buka dan aktif juga.

HNW menyerukan kepada OKI dan negara-negara anggotanya agar tidak terlambat, dan karenanya segera mengambil sikap serius untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap Masjid Al-Aqsha apa pun dalih mereka. “Harusnya segera aksi yang nyata dan efektif dari OKI untuk menyelamatkan masjid alAqsha, dan jangan hanya sekadar kecaman yang sudah disampaikan berulang kali seperti yg berlaku selama ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, HNW berharap agar OKI dan negara-negara anggotanya juga bisa menggalang dukungan dari negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dahulu pernah menyepakati memutuskan bahwa Masjid Al-Aqsha adalah warisan budaya miliki umat Islam sebagaimana resolusi yang dikeluarkan oleh UNESCO, badan PBB yang membidangi urusan kebudayaan dan pendidikan. “UNESCO dan PBB juga perlu dilibatkan oleh OKI agar keputusannya tersebut tidak dilanggar,” ujarnya.

Apalagi, eksistensi Masjid Al-Aqsha kini benar-benar mengkhawatirkan, karena sebagaimana yang disampaikan oleh aktivis politik dan influencer terkemuka dari Amerika Serikat, Tucker Carlson, bahwa ada pernyataan dari kelompok ekstrem zionis Yahudi yang ingin meledakkan Masjid Al-Aqsha, tapi juga dengan false flagnya mengkambinghitamkan Iran, dan akhirnya mengganti masjid Al-Aqsha dengan Kuil Sulaiman sebagaimana kepercayaan Zionis Israel. Dan pandangan spt ini juga diamini oleh Dubes AS untuk Israel Mike Huckabee.

“Melihat berbagai ide dan langkah jahat terhadap Masjid Al-Aqsha seperti ini, seharusnya ada sikap yang nyata, segera dan serius dari OKI dan negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia demi terselamatkannya masjid alAqsha”tukasnya.

“Kondisi yang seperti ini semakin membenarkan kekhawatiran tentang masa depan masjid Al-Aqsha yang disampaikan oleh Tucker Carlson dan banyak pihak lainnya. Maka semestinya masalah ini dapat membangunkan OKI dan umat Islam untuk segera bangkit dan bersatu bersama –sama membela dan menyelamatkan Masjid Al-Aqsha,” tambahnya.

Selain itu, HNW juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk bersatu bersama umat Islam di belahan dunia lain untuk tidak melupakan masjid Al-Aqsha, ikut membela dan memastikan Masjid Al-Aqsha tetap eksis berdiri sebagai tonggak sejarah, dan berfungsi untuk ibadahnya umat Islam, agar di bulan Ramadhan ini dapat kembali digunakan untuk ibadah umat Islam seperti sholat tarawih dan sholat Jumat.

“Jadi, baik sekali apabila Organisasi Politik (Orpol) Islam dan Ormas Islam misalnya DMI (Dewan Masjid Indonesia), MUI, NU, Muhammadiyah dan lainnya agar menyerukan pembelaan dan penyelamatan terhadap Masjid Al-Aqsha dan membongkar rencana dan aksi jahat Israel yang mengancam eksistensi Masjid Al-Aqsha, menguatkan spirit umat Islam di Palestina yang tetap berjuang untuk tetap bisa sholat walaupun hanya bisa sampai di sekitar Masjid Al-Aqsha, serta di masjid-masjid di Indonesia dilakukan qunut nazilah dan doa munajat untuk keselamatan dan kemenangan Masjid Al-Aqsha,” pungkas HNW. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 10 =