Wakili Jakarta Utara, MT Khotmil Quran An-Nisa Ikuti Lomba Majelis Taklim Tingkat Provinsi

 Wakili Jakarta Utara, MT Khotmil Quran An-Nisa Ikuti Lomba Majelis Taklim Tingkat Provinsi

MT Khotmil Quran An-Nissa Jalani Penilaian Tingkat Provinsi. []

Jakarta (Mediaislam.id) — Majelis Taklim (MT) Khotmil Quran An-Nisa di Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengikuti penilaian Lomba Majelis Taklim Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.

Keikutsertaan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran majelis taklim dalam pembinaan akhlak, penguatan keluarga, serta pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat. Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyatakan dukungan penuh terhadap keikutsertaan lembaga tersebut dalam kompetisi.

Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina moral masyarakat di tengah dinamika kehidupan perkotaan.

“Majelis taklim bukan sekadar wadah menuntut ilmu, melainkan sarana memperkuat ukhuwah dan ketahanan keluarga,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Fredy berharap penilaian ini dapat memotivasi pengurus dan jemaah untuk terus mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi semangat kebersamaan dan toleransi yang terpelihara di lingkungan Kelurahan Warakas. Semangat gotong royong menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta Utara yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” terangnya.

Kepala Bagian Mental Spiritual Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Tatang, memaparkan bahwa penilaian lomba difokuskan pada keaktifan program serta dampak nyata keberadaan majelis taklim bagi lingkungan sekitar.

Ia mengapresiasi program MT Khotmil Quran An-Nisa yang tidak hanya menyasar kalangan ibu, melainkan juga melibatkan anak-anak dan remaja dalam kegiatan pembinaan keagamaan.

“Pembinaan lintas generasi ini penting sebagai benteng sosial untuk mencegah kerentanan di perkotaan, mulai dari perundungan, tawuran remaja, hingga jeratan judi online,” ungkapnya.

Dalam proses penilaian, lanjut Tatang, dewan juri berasal dari Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT), Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, serta Korps Mubaligh Jakarta (KODI).

Sementara itu, Ketua MT Khotmil Quran An-Nisa, Yatin Supriyatin, menyampaikan terima kasih atas pembinaan berjenjang dari jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara dan para penyuluh agama. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan majelis taklim dalam membina masyarakat.

“Di tengah tantangan sosial kawasan sekitar, kami berkomitmen terus menjadikan majelis taklim sebagai pusat pembinaan karakter, moral, serta penguat silaturahmi warga,” tandasnya.[]