BPJPH Dorong Kampus Kembangkan Zona Kuliner Halal

 BPJPH Dorong Kampus Kembangkan Zona Kuliner Halal

Peresmian Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat, Rabu (5/8/2026).

Padang (Mediaislam.id)–Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus memperluas implementasi Jaminan Produk Halal (JPH), salah satunya melalui pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Langkah tersebut diwujudkan dengan peresmian Zona KHAS Lapau Universitas Negeri Padang (UNP) oleh Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, di Gedung Rektorat UNP, Padang, Sumatera Barat, Rabu (5/8/2026).

Zona KHAS bertujuan untuk menghadirkan kawasan kuliner yang memberikan jaminan kehalalan produk sekaligus memenuhi aspek keamanan dan kesehatan pangan. Kehadirannya di lingkungan perguruan tinggi diharapkan menjadi model pengembangan ekosistem halal yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Muhammad Aqil Irham mengapresiasi kesiapan UNP yang telah memiliki infrastruktur pendukung ekosistem halal, mulai dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), laboratorium halal, hingga lembaga pelatihan. Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat layanan sertifikasi halal di Sumatera Barat.

“UNP sudah memiliki infrastruktur yang lengkap, mulai dari LPH, LP3H, laboratorium hingga lembaga pelatihan. Tinggal bagaimana meningkatkan capaian-capaiannya. Kampus juga dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan agar dapat membantu percepatan sertifikasi halal di Sumatera Barat,” ujar Muhammad Aqil Irham.

Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal menjadi peluang besar bagi pengembangan Zona KHAS. Menurutnya, sertifikat halal kini menjadi salah satu pertimbangan masyarakat, khususnya generasi muda dan wisatawan, dalam memilih produk maupun tempat makan.

“Sekarang gaya hidup masyarakat sudah berubah. Generasi milenial dan Gen Z cenderung memilih makan atau berkumpul di tempat yang telah memiliki label halal. Begitu juga wisatawan yang datang ke Padang, mereka lebih percaya membeli oleh-oleh yang telah bersertifikat halal,” katanya.

Rektor UNP, Krismadinata, menegaskan komitmen universitas untuk menjadikan layanan halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kampus sekaligus memperkuat kelembagaan halal, termasuk meningkatkan status LPH UNP dari kategori pratama menjadi utama.

“Target kami, seluruh layanan dan produk di lingkungan UNP yang berkaitan dengan kemaslahatan umat harus memiliki sertifikat halal. Kami berharap kolaborasi antara BPJPH dan UNP semakin erat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Senada, Senior Eksekutif UNP, Ganefri, mengatakan bahwa Halal Center UNP akan terus diperkuat melalui pengembangan LPH, LP3H, laboratorium halal, lembaga pelatihan, dan peningkatan kapasitas auditor halal guna mendukung pengembangan ekosistem halal di Sumatera Barat.

Saat ini, Sumatera Barat telah mencatat 247.225 produk bersertifikat halal, dengan 110.435 Sertifikat Halal yang dimiliki 72.674 pelaku usaha. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat daya saing produk daerah sekaligus memperluas implementasi Jaminan Produk Halal.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 12 =