Terima Kunjungan Menkeu, PBNU Bahas Regulasi Investasi dan Agenda Nasional
Ketum PBNU Gus Yahya menerima Menkeu Purbaya di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (22/07).
Jakarta (Mediaislam.id) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Kunjungan ini bertujuan membahas potensi kerja sama terkait agenda-agenda nasional.
“Kami berdiskusi banyak hal. Intinya, NU memiliki jaringan struktur organisasi yang dapat ditawarkan sebagai saluran untuk menghantarkan agenda nasional pemerintah kepada masyarakat,” ujar Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, dikutip dari ANTARA.
Gus Yahya mengungkapkan kolaborasi PBNU dengan pemerintah telah berlangsung sejak akhir 2022. Hasil kolaborasi tersebut terukur melalui berbagai program, salah satunya Gerakan Keluarga Maslahat.
Ia menyebutkan audiensi dilakukan karena NU mulai membuka peluang investasi bisnis dengan entitas internasional.
“Kami mengonsultasikan regulasi, saluran yang harus diakses, dan norma-norma investasi kepada Pak Menteri Keuangan,” tuturnya.
Gus Yahya menekankan segala langkah PBNU bertujuan demi kemaslahatan umat dan negara.
“Alhamdulillah, Pak Menteri terbuka membantu NU. Semua yang dikerjakan NU bertujuan membantu negara dan masyarakat,” kata Gus Yahya.
Ia berharap langkah ini disambut baik melalui berbagai inisiatif pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
Sementara itu, Menkeu Purbaya merespons positif potensi kerja sama PBNU dan pemerintah, terutama terkait hilirisasi serta industrialisasi.
“Jika pemerintah dapat membantu, proyek tersebut akan berjalan lebih lancar. Kami akan mempelajari ide investasi dan mendukung inisiatif NU selama sesuai pola dan terkendali,” ujar Purbaya Yudhi.[]
