Ratusan Ribu Pelayat Hadiri Shalat Jenazah Ali Khamenei di Teheran
Puluhan ribu orang berkumpul dalam upacara perpisahan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Masjid Imam Khomeini Mosalla di Teheran, Iran, pada Sabtu, 4 Juli 2026. [Anadolu]
Teheran (Mediaislam.id)-Pemerintah Iran menggelar prosesi shalat jenazah secara akbar untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada hari Ahad ini. Prosesi sakral tersebut dipusatkan di Masjid Imam Khomeini Mosalla yang terletak di jantung kota Teheran.
Upacara pemakaman bagi mendiang Khamenei serta anggota keluarganya ini dihadiri secara masif oleh ratusan ribu pelayat. Banyak di antara warga yang telah tiba di lokasi sejak dini hari dengan membawa bendera nasional Iran sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Pelaksanaan shalat jenazah di kompleks utama tersebut dipimpin langsung oleh seorang ulama senior jajaran Syiah, Ayatollah Jafar Sobhani. Kehadiran ulama ini menambah kekhidmatan prosesi pelepasan tokoh besar tersebut.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian beserta jajaran pejabat militer dan politikus senior tampak hadir di barisan depan. Selain itu, sejumlah tokoh agama terkemuka dari berbagai wilayah turut serta mengantarkan jenazah menuju persemayaman.
Khamenei sendiri dilaporkan gugur dalam peristiwa agresi militer yang dilancarkan oleh aliansi AS-Israel terhadap kedaulatan Iran sejak 28 Februari lalu. Serangan sepihak dari pihak asing tersebut langsung memicu ketegangan geopolitik yang berujung tindakan pembalasan dari pihak Teheran.
Rangkaian upacara pemakaman ini secara resmi telah dimulai sejak hari Jumat (3/7) yang lalu. Sejumlah pemimpin dari negara sahabat beserta delegasi resmi dari seluruh kawasan luar negeri datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis pemerintah, upacara perpisahan publik akan dilanjutkan dengan prosesi pemakaman utama di Teheran pada hari Senin (6/7) esok. Setelah itu, rombongan pengantar jenazah akan bergerak menuju kota suci Qom pada tanggal 7 Juli.
Pada tanggal 8 Juli, rangkaian upacara penghormatan dijadwalkan akan bergeser menuju wilayah tetangga, yakni Irak. Jenazah direncanakan singgah di kota Baghdad, Najaf, dan Karbala untuk diterima oleh tokoh-tokoh agama serta politik setempat sebelum dipindahkan ke situs suci utama.
Seluruh prosesi pemakaman dan penguburan akhir dijadwalkan selesai sepenuhnya pada tanggal 9 Juli mendatang. Jenazah pemimpin tertinggi ini akan dimakamkan secara permanen di kompleks Makam Imam Ali Reza di kota Mashhad. [Anadolu]
