MS Kaban Tekankan Pentingnya Semua Pihak Bersuara tentang Bahaya LGBT
MS Kaban
Bogor (Mediaislam.id) – Aktivis senior MS Kaban menegaskan pentingnya seluruh elemen bangsa bersuara dan bersikap dalam menentang praktik LGBT (lesbian gay biseks dan transgender) di Indonesia.
Menurut Kaban, Indonesia merupakan negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa serta memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara untuk menjalankan ajaran agamanya. Ia juga menegaskan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam yang secara tegas melarang berbagai bentuk kemaksiatan.
“Indonesia negara berdasarkan ketuhanan yang maha esa, dan negara melindungi warganya untuk menjalankan ajaran agamanya, dan Indonesia mayoritas beragama Islam. Dan dalam ajaran Islam telah jelas larangan terhadap narkoba, judi, LGBT, serta berbagai bentuk maksiat lainnya. ” ujarnya dalam sebuah diskusi di Bogor, Rabu (27/5/2026).
Namun demikian, ia mempertanyakan mengapa berbagai penyakit masyarakat tersebut masih terus ada dan bahkan jumlahnya semakin banyak.
“Dan Islam jelas-jelas melarang narkoba, judi, lgbt dan maksiat lainnya, pertanyaanya kenapa penyakit masyarakat itu masih ada bahkan banyak jumlahnya? karena belum menjadi perhatian bersama seluruh pihak,” kata Kaban.
Mantan Menteri Kehutanan itu juga menyoroti peran pejabat publik dan wakil rakyat yang mayoritas beragama Islam. Menurutnya, para pejabat dan anggota legislatif telah disumpah menggunakan Al-Qur’an sehingga seharusnya memiliki keberpihakan dalam mencegah berkembangnya LGBT di Indonesia.
“Para pejabat atau wakil rakyat itu kan mayoritas Muslim, dan mereka disumpah pakai Al-Qur’an seharusnya LGBT dilarang, jangan dibiarkan?” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan persoalan LGBT sebagai perhatian bersama. Menurutnya, para ulama dan dai perlu secara serempak menyampaikan bahaya LGBT dalam berbagai forum dakwah hingga ke tingkat kampung.
“Oleh karena itu, ini harus jadi perhatian bersama seluruh pihak, para ulama, dai itu harusnya serempak membahas masalah ini, sampai ke kampung-kampung itu harus disampaikan dalam setiap ceramah tentang bahaya LGBT ini,” ungkapnya.
Kaban berharap, apabila seluruh pihak bersuara dan menunjukkan sikap yang sama, maka para pejabat dan wakil rakyat harus memberikan respons melalui kebijakan yang melarang LGBT.
“Mudah-mudahan dengan semua bersuara dan bersikap, para pejabat dan wakil rakyat merespon dengan membuat kebijakan pelarangannya,” pungkasnya. []
