Pentingnya Memperkuat Gerakan Dakwah di Kampus

 Pentingnya Memperkuat Gerakan Dakwah di Kampus

Ilustrasi

Bogor (Mediaislam.id) – Guru Besar Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS, menegaskan pentingnya penguatan gerakan dakwah di lingkungan kampus sebagai respons atas maraknya kasus pelecehan seksual di dunia akademik. Hal tersebut disampaikan dalam kajian yang digelar di Masjid Ibn Khaldun pada Ahad (19/4/2026).

Dalam pemaparannya, Prof Didin menyebut bahwa saat ini ajakan kepada kebaikan kerap kalah oleh ajakan keburukan yang terorganisir. Ia menyoroti bahwa tindakan seperti kekerasan dan pelecehan seksual tidak terjadi secara sporadis, melainkan sering kali melibatkan jaringan, kepemimpinan, dan gerakan tertentu.

“Hal-hal yang berkaitan dengan pelecehan seksual itu ada yang mengoordinasikan, ada yang memimpin. Karena itu, dakwah bil ma’ruf dan penguatan akhlakul karimah di kampus tidak boleh kendor,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh elemen akademik—mulai dari dosen, pimpinan, hingga sivitas akademika—untuk menjaga kampus sebagai zona integritas. Menurutnya, lembaga pendidikan, termasuk pesantren, harus menjadi ruang yang bersih dari perilaku menyimpang.

“Jangan sampai kampus-kampus ternama kemudian tercoreng mukanya oleh perlakuan-perlakuan perzinaan dan lain sebagainya. Saya kira ini merupakan sinyal supaya kita tidak boleh diam, kita Harus terus-menerus melakukan kegiatan dakwah, amar makruf nahi mungkar,” jelasnya.

Prof Didin juga menyinggung fenomena gerakan menyimpang seperti LGBT (lesbian gay biseks dan transgender) yang dinilai semakin masif, bahkan menyasar wilayah dengan basis religius yang kuat. Ia memperingatkan bahwa gerakan tersebut sering didukung oleh kekuatan material yang besar sehingga membutuhkan respons serius dari para pemangku kebijakan.

“Kita tidak boleh diam. Amar makruf nahi mungkar harus terus dilakukan. Sampaikan yang baik dan cegah yang buruk,” tegas Ketua Pembina Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) itu.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekuatan iman, takwa, dan akhlakul karimah merupakan fondasi utama keselamatan bangsa. Tanpa itu, menurutnya, kehancuran moral tidak dapat dihindari.

Prof Didin pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat pendidikan akhlak di lingkungan kampus demi mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + 14 =