Ramadan Bulan Memperkuat Ukhuwah Islamiyah

 Ramadan Bulan Memperkuat Ukhuwah Islamiyah

Ilustrasi

Bogor (Mediaislam.id) – Pembina Masjid Ibn Khaldun Bogor, Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS, menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan sesama umat Islam (ukhuwah Islamiyah) di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.Panduan Khotbah Jumat

Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan salat tahajud malam ke-27 Ramadan pada Selasa dini hari (17/3/2026) di Masjid Ibn Khaldun Bogor.

Dalam tausiyahnya, Kiai Didin menjelaskan ayat dalam Surah Al-Hujurat yang menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah sekaligus mengingatkan berbagai penyakit yang dapat memecah belah umat.

Menurutnya, terdapat setidaknya empat penyakit yang saat ini perlu diwaspadai oleh umat Islam agar persaudaraan tetap terjaga.

Pertama, maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memecah belah umat. Ia menjelaskan bahwa jika dahulu hoaks hanya dilakukan oleh individu, kini penyebarannya bisa dilakukan oleh kelompok, lembaga, bahkan negara yang tidak menyukai perkembangan umat Islam.

“Kalau ada berita yang mengadu domba umat Islam, kita harus segera sadar dan mampu meresponsnya dengan tetap menguatkan ukhuwah,” ujarnya.

Kedua, jika terjadi pertentangan di antara sesama umat Islam, maka harus segera dilakukan upaya perdamaian (islah). Menurut Kiai Didin, perdamaian merupakan keharusan agar persatuan tetap terjaga.

“Kalau ada konflik, harus segera didamaikan. Karena ukhuwah tidak boleh rusak,” katanya.

Ketiga, umat Islam dilarang saling merendahkan, merasa paling benar, atau bahkan menghina satu sama lain. Ia mengingatkan agar perbedaan pendapat, terutama dalam hal khilafiyah (perbedaan penafsiran), tidak menjadi sumber perpecahan.

“Selama landasan pokoknya sama, perbedaan itu tidak boleh membuat umat terpecah,” tegasnya.

Keempat, umat Islam juga dilarang mengembangkan prasangka buruk (suuzon) terhadap sesama orang beriman. Sebaliknya, sikap berbaik sangka (husnuzon) harus dikedepankan demi menjaga keharmonisan.

“Jangan mudah berprasangka buruk. Kita harus membangun sikap saling percaya agar ukhuwah tetap kuat,” ujarnya.

Ketua Pembina Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) itu menilai, saat ini umat Islam menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan, baik dari dalam maupun luar. Oleh karena itu, penguatan ukhuwah menjadi hal yang sangat penting.Buku Akhlak

Ia berharap momentum bulan Ramadan dapat dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat keimanan umat.

“Mudah-mudahan Ramadan ini menjadikan umat Islam lebih kuat dalam ukhuwah Islamiyah,” tandas Kiai Didin. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =