Kemenag Siapkan Beragam Program Ramadan hingga Idulfitri
Jakarta (Mediaislam.id)–Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan sejumlah agenda penting Kementerian Agama selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan dalam Press Briefing “Isu-Isu Aktual Kebimasislaman” yang digelar di ruang VIP Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Salah satu agenda utama adalah peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan yang akan digelar pada Selasa (10/3/2026) di Istana Negara, Jakarta, sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam acara tersebut, Prof. Dr. M. Quraish Shihab dijadwalkan menyampaikan tausiah di hadapan Presiden, Wakil Presiden, Menteri Agama, serta para tamu undangan dari kedutaan besar, kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Kemenko PMK, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam.
Abu Rokhmad mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengingat mukjizat turunnya Al-Qur’an serta menguatkan komitmen untuk membaca, memahami, dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, Kementerian Agama juga akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Sidang akan dilaksanakan setelah salat Magrib, sementara rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 16.30 WIB dengan seminar mengenai posisi hilal.
Seminar tersebut akan menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam serta para ahli hisab dan rukyat untuk memberikan gambaran ilmiah mengenai posisi hilal. Sidang isbat akan digelar di Gedung HM Rasjidi Kementerian Agama dan dikoordinasikan oleh Direktorat Urusan Agama Islam.
Menurut Abu Rokhmad, sidang isbat merupakan mekanisme resmi negara dalam penetapan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Forum ini mempertemukan para ahli hisab, ahli rukyat, perwakilan ormas Islam, peneliti, serta pegiat falakiyah secara ilmiah dan transparan.
Dalam rangka menghidupkan suasana Ramadan, Kemenag juga menjalankan program Salat Tarawih Keliling (Starling). Program ini sebelumnya telah digelar di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Markas Besar TNI AD, dan pada Rabu mendatang dijadwalkan berlangsung di Bank Indonesia dengan dihadiri Gubernur BI dan Menteri Agama.
Program Starling bertujuan mempererat silaturahmi antara kementerian dan lembaga sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan keagamaan selama Ramadan.
Selain itu, Kemenag juga akan meluncurkan program Masjid Ramah Mudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia pada 11 Maret 2026 di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta. Program ini merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Radio Elshinta untuk melakukan liputan nasional mengenai pelayanan masjid selama Ramadan, arus mudik, dan arus balik Lebaran.
Melalui program tersebut, masjid-masjid di sepanjang jalur mudik diharapkan memberikan layanan bagi para pemudik, seperti membuka masjid selama 24 jam, menyediakan ruang istirahat, fasilitas air wudu dan kamar mandi, tempat pengisian daya telepon seluler, hingga takjil bagi pemudik yang berbuka puasa.
“Masjid pada dasarnya tidak pernah libur. Karena itu kami berharap masjid-masjid di jalur mudik bisa menjadi tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh,” ujar Abu Rokhmad.
Kemenag juga akan menggelar program Tebar Harapan Ramadan (THR) pada 12 Maret 2026 yang merupakan kolaborasi antara Kemenko PMK, Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, Majelis Ulama Indonesia, BAZNAS, serta berbagai lembaga amil zakat dan filantropi Islam.
Program tersebut menargetkan distribusi dua juta paket zakat fitrah kepada keluarga di seluruh Indonesia serta penyelenggaraan buka puasa bersama lintas agama.
Selain itu, pemerintah juga akan menggelar program Indonesia Berzakat yang berlangsung di Istana Negara pada 10 Maret mulai pukul 14.00 WIB. Program ini menjadi bentuk keteladanan para pimpinan negara dalam menunaikan zakat sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat.
Menjelang Idulfitri, pemerintah juga merencanakan Takbir Akbar dan Salat Idulfitri tingkat kenegaraan yang dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta. Kepastian waktunya akan menunggu hasil Sidang Isbat penetapan awal Syawal.
Secara umum, pemerintah bersama berbagai kementerian dan lembaga mengusung tema besar mudik tahun ini, yakni “Mudik Nyaman Bersama”, yang diharapkan dapat menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan memperkuat kebersamaan masyarakat dalam momentum kebahagiaan Idulfitri.*
