500 Pesantren Ajukan Dapur MBG, MUI Bentuk Pokja

 500 Pesantren Ajukan Dapur MBG, MUI Bentuk Pokja

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, KH. Arif Fahrudin. (MUI.OR.ID)

Jakarta (Mediaislam.id)–Majelis Ulama Indonesia (MUI) membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret mengawal pelaksanaan program pemerintah tersebut di lingkungan pesantren. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 500 usulan pendirian dapur MBG dari berbagai pesantren telah masuk dan diverifikasi oleh tim.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, KH. Arif Fahrudin, menyampaikan bahwa pembentukan Pokja ini bertujuan memastikan partisipasi pesantren berjalan sesuai standar dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Tim Pokja menerima usulan dari pesantren-pesantren yang ingin mendirikan dapur MBG. Usulan tersebut akan diverifikasi sesuai dengan standar yang ditentukan pemerintah, kemudian direkomendasikan,” kata Kiai Arif kepada MUI Digital, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, proses verifikasi dilakukan secara cermat agar dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan pesantren benar-benar memenuhi kriteria teknis dan administratif. Setelah lolos verifikasi, MUI akan merekomendasikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan program.

Kolaborasi antara MUI dan BGN dinilai sebagai bentuk sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menyukseskan program strategis tersebut. Selain memastikan aspek pemenuhan gizi berjalan optimal, MUI juga berperan memberi perspektif keumatan dalam implementasinya.

Lebih dari 500 usulan yang telah masuk disebut sebagai bukti kuatnya antusiasme kalangan pesantren terhadap program MBG. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman masyarakat pesantren terhadap manfaat program.

“Ini menunjukkan gayung bersambut. Pesantren melihat program ini sebagai langkah strategis karena menyangkut pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya generasi penerus,” tambahnya.

Dengan adanya Pokja MBG, MUI berharap proses koordinasi antara pesantren dan pemerintah semakin terstruktur, transparan, dan tepat sasaran, sehingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat.*

Sumber: Mui.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 11 =