Dosen KPI Unisba Ajarkan Remaja Desa Wisata Lebak Muncang “Jinakkan” Gadget Lewat Adab Islam
Bandung (Mediaislam.id)–tengah tantangan krisis komunikasi antarpribadi di era digital, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di MA Miftahurroja’, Desa Wisata Lebak Muncang, Kabupaten Bandung, Rabu (29/01).
Kegiatan bertajuk “Literasi Digital Remaja Berbasis Nilai Keagamaan dan Kelekatan Keluarga” ini bertujuan membentengi generasi muda dari dampak negatif media sosial yang mulai menggerus nilai-nilai kesantunan kepada orang tua dan kerapuhan sosial di dunia nyata.
Dosen KPI Unisba sekaligus narasumber kegiatan Dr. Nia Kurniati Syam, M.Si, mengungkapkan bahwa remaja saat ini seringkali terjebak dalam “koneksi semu” di layar gadget namun mengalami “pemutusan hubungan” dengan lingkungan terdekatnya, terutama orang tua.
“Kita melihat fenomena di mana sinyal gadget penuh, tapi komunikasi dengan orang tua sering ‘No Service’. Melalui PKM ini, kami membawa misi dakwah untuk mengembalikan fungsi gadget sebagai wasilah (sarana) menuju ridho Allah, bukan penghalang adab,” ujar Dr. Nia Kurniati Syam, M.Si di hadapan puluhan siswa MA Miftahurroja’.
Dalam paparannya yang komunikatif, Ahmad Mudakir, S.Th.I, M.Ag. menekankan pentingnya prinsip Tabayyun (verifikasi informasi) dalam bermedia sosial dan mempraktikkan teknik Komunikasi Antarpribadi yang santun seperti “Eye Contact” dan “Digital Fasting” (puasa digital) saat berada di rumah.
Sesi yang paling menyentuh terjadi saat simulasi “Pesan Cinta untuk Orang Tua”, di mana para siswa diminta mengirimkan pesan singkat berisi permohonan maaf dan terima kasih kepada orang tua mereka melalui WhatsApp. Suasana haru menyelimuti ruangan saat beberapa siswa menerima balasan langsung dari orang tua mereka.
Kepala MA Miftahurroja’ menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran dosen KPI Unisba. Materi ini sangat relevan karena saat ini banyak remaja yang mulai menjauh secara emosional dari keluarga akibat kecanduan gadget,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Dakwah Unisba dalam mewujudkan profil lulusan dan pendidik yang Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid yang terjun langsung menyelesaikan problematika umat di tingkat perdesaan.
Melalui PKM ini, diharapkan remaja di Desa Wisata Lebak Muncang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga juara dalam akhlak dan kasih sayang kepada keluarga.*
