KH Ma’ruf Amin Hadiri Haul ke-38 KH Hasyim Adnan, Kenang Sosok ‘Singa Podium’ Jakarta
Jakarta (Mediaislam.id)–Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma’ruf Amin, menghadiri peringatan Haul ke-38 ulama kharismatik KH Hasyim Adnan yang digelar di Masjid Jami’ Al Muntaha, Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026).
Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin mengenang almarhum sebagai mubaligh besar yang memiliki kemampuan retorika luar biasa. Ia menyebut KH Hasyim Adnan sebagai sosok “dai sejuta umat” yang telah mewarnai panggung dakwah ibu kota bahkan sebelum kemunculan KH Zainuddin MZ.

”Beliau adalah penceramah yang luar biasa, retorikanya sangat menawan. Beliaulah mungkin dai sejuta umat sebelum KH Zainuddin MZ muncul,” ujar Kiai Ma’ruf di hadapan para jemaah.
Kiai Ma’ruf juga menekankan bahwa tugas yang dipikul KH Hasyim Adnan semasa hidupnya adalah tugas yang berat (mithaqan ghalidza), yakni mengajak masyarakat kembali ke jalan Allah di tengah ancaman “tahwil” atau pembelokan akidah dan cara berpikir.
”Meskipun wafat di usia muda, 49 tahun, perjuangan beliau luar biasa. Atsar-nya (jejaknya) masih ada hingga sekarang. Beliau teguh membentengi umat dari deviasi atau pembelokan paham keagamaan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyampaikan apresiasi atas warisan ilmu yang ditinggalkan almarhum. Menurutnya, meskipun KH Hasyim Adnan telah berpulang 38 tahun silam, semangat dan syiar Islamnya tetap hidup melalui murid-muridnya yang kini tersebar di Jakarta.
“Ilmunya dan pelajarannya sampai saat ini masih bisa kita terima. Melalui murid-muridnya, syiar Islam terus dikembangkan di Jakarta. Kehadiran kita hari ini adalah wujud kecintaan kepada almarhum,” kata Uus.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, serta para tokoh masyarakat dan alumni institusi pendidikan yang didirikan almarhum.
Untuk diketahui, KH Hasyim Adnan dikenal sebagai pendiri Akademi Ilmu Dakwah (Akidah) yang kini bertransformasi menjadi STAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah. Putra almarhum sekaligus Ketua Yayasan Da’wah Syiarul Islam (YADAI), KH Jamaluddin F. Hasyim, menegaskan komitmen keluarga dan alumni untuk melanjutkan perjuangan sang ayah.
”Orang terdahulu menanam untuk kita makan hari ini. Kami bertugas menanam pohon-pohon baru untuk dipanen anak cucu kita. Kami melanjutkan perjuangan ini agar semangat Kiai Hasyim Adnan tetap hidup,” kata KH Jamaluddin.*
