Kedutaan Besar Iran Beri Penjelasan soal Aksi Protes di Teheran

 Kedutaan Besar Iran Beri Penjelasan soal Aksi Protes di Teheran

Jakarta (Mediaislam.id)–Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menegaskan bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi di Teheran pada Minggu, 28 Desember 2025, pada awalnya berlangsung damai dan berorientasi pada tuntutan ekonomi, khususnya terkait fluktuasi nilai tukar mata uang yang berdampak pada aktivitas usaha dan daya beli masyarakat.

Dalam keterangan resmi yang diterima Mediaislam.id, Rabu (14/1/2026), Kedubes Iran menjelaskan bahwa demonstrasi tersebut diikuti oleh serikat pekerja, pedagang, dan pelaku usaha yang menuntut stabilitas pasar serta kebijakan ekonomi yang lebih efektif. Aksi tersebut sejak awal berlangsung tertib dan bertujuan menyampaikan aspirasi secara damai tanpa mengganggu ketertiban umum.

Iran menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dan berunjuk rasa damai dijamin dalam konstitusi serta berbagai komitmen internasional, termasuk Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik (ICCPR). Otoritas Iran, menurut Kedubes, tidak melakukan tindakan terhadap para pengunjuk rasa yang menyampaikan tuntutan secara damai.

Namun, Kedubes Iran menyatakan bahwa dalam sejumlah kasus, aksi damai tersebut disusupi oleh kelompok kecil yang melakukan kekerasan terorganisasi, termasuk perusakan fasilitas umum, penyerangan aparat keamanan, serta penggunaan alat pembakar dan senjata api. Tindakan tersebut, menurut Iran, tidak berkaitan dengan tuntutan ekonomi rakyat dan berada di luar perlindungan hukum internasional tentang kebebasan berdemonstrasi.

Iran juga menyampaikan keprihatinan serius terhadap apa yang disebutnya sebagai campur tangan aktor asing, khususnya Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan serta sikap pejabat kedua pihak itu dinilai mengandung provokasi, hasutan kekerasan, dan dukungan terhadap upaya destabilisasi di dalam negeri Iran, yang dianggap melanggar prinsip kedaulatan dan non-intervensi dalam hukum internasional.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa aparat keamanan bertindak dengan menahan diri dan sesuai prinsip proporsionalitas untuk menjaga ketertiban dan melindungi keselamatan warga. Meski demikian, sejumlah warga sipil dan aparat keamanan dilaporkan tewas akibat aksi kekerasan kelompok yang disebut sebagai elemen teroris bayaran.

Di sisi lain, pemerintah Iran menyatakan telah menyiapkan langkah-langkah ekonomi, termasuk bantuan darurat bagi kelompok rentan serta dialog dengan serikat pekerja dan pelaku pasar untuk meredakan tekanan ekonomi dan mendorong reformasi. Iran juga menilai sanksi sepihak Amerika Serikat sebagai salah satu faktor utama yang memperberat kondisi ekonomi rakyat.

Kedutaan Besar Iran di Jakarta mengajak media dan publik Indonesia untuk menyikapi perkembangan di Iran secara objektif, komprehensif, dan berbasis fakta. Iran menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan persahabatan dengan Indonesia melalui dialog dan kerja sama demi menjaga stabilitas dan perdamaian regional maupun global.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + 17 =