Wamenlu RI: Standar Ganda di Gaza Rusak Sistem Multilateral

 Wamenlu RI: Standar Ganda di Gaza Rusak Sistem Multilateral

Kondisi Kota Beit Lahiya di Gaza utara yang hancur, Jumat, 21/06. [ANTARA]

New York (MediaIslam.id) – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir mengungkapkan, praktik standar ganda atas respons dunia terhadap genosida Israel di Palestina, khususnya Jalur Gaza, berpotensi semakin menggerus kepercayaan terhadap sistem multilateral

“Standar ganda yang dipertontonkan di Gaza saat ini merusak sistem multilateral,” tegas Arrmanatha dalam pernyataan yang disampaikannya pada Sidang Darurat Majelis Umum PBB (ESS-10) yang membahas tindakan Israel terhadap Palestina di New York, Rabu (04/12) waktu setempat.

Wamenlu, dalam pernyataan Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Kamis(05/12), menyayangkan berulangnya veto terhadap delapan rancangan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB untuk menghentikan kekerasan di Gaza, serta tumpulnya taji empat resolusi DK PBB yang gagal diterapkan secara efektif.

Produk-produk hukum dari Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang menuntut akuntabilitas dan penghentian kejahatan kemanusiaan pun tak dipatuhi.

Hal tersebut, ucap Arrmanatha, seakan-akan memberi “lampu hijau” kepada Israel untuk melanjutkan kekerasan terhadap rakyat Palestina dan melecehkan tatanan hukum internasional.

Wamenlu RI kemudian menyoroti kekerasan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 yang telah menewaskan lebih dari 44.500 jiwa, yang sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak, semakin menegaskan bahwa terjadi genosida terhadap rakyat Palestina.

“Jika pembunuhan ribuan orang tak berdosa ini tidak dianggap sebagai genosida, lalu apa sebutan yang pantas?,” kata Wamenlu RI.

Ia juga menyesalkan aksi Israel yang terus menghalangi masuknya bantuan internasional ke Gaza dan upaya sistematis Israel mendiskreditkan UNRWA yang penting bagi kehidupan dua juta orang Palestina.

“Kami turut merasa kehilangan atas gugurnya 333 pekerja kemanusiaan, termasuk 249 staf UNRWA saat membantu warga Gaza. Mereka adalah harapan terakhir bagi keberlangsungan hidup rakyat Gaza,” ucap Arrmanatha.

Untuk itu, Wamenlu RI menyerukan supaya negara-negara dunia mengambil langkah konkret dengan menghentikan pengiriman senjata ke Israel, menerapkan resolusi PBB dan perintah pengadilan dunia secara efektif, dan memperjuangkan perbaikan kondisi kemanusiaan di Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − eight =