10 Ribu Orang Akan Hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan

 10 Ribu Orang Akan Hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan

Konferensi pers Harlah 100 Tahun NU di Jakarta, Jumat (30/01/2026)

Jakarta (Mediaislam.id) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyebut, antara delapan ribu hingga 10 ribu orang akan menghadiri resepsi harlah ke-100 NU versi Masehi yang akan dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026).

“Salah seorang Rais Syuriyah, Pak Muhammad Nuh juga menyerukan kepada semuanya untuk bisa hadir berpartisipasi di dalam puncak resepsi peringatan harlah 100 tahun Nahdlatul Ulama menurut kalender Masehi ini,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat siang (30/01/2026).

Gus Yahya juga mengatakan, seluruh kepengurusan PBNU, mulai mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, a’wan, hingga tingkat lembaga dan badan otonom akan hadir dalam acara yang bakal dimulai pukul 09.00 WIB tersebut.

Baca juga: Puncak Peringatan Harlah ke-100 NU akan Digelar di Istora Senayan

Gus Yahya Optimistis seluruh unsur PBNU akan turut berpartisipasi dalam acara tersebut, mengingat kepengurusan sudah kembali bersatu. Hal ini yang menjadi aspirasi seluruh provinsi dan cabang seluruh Indonesia supaya kembali bersama.

“Semuanya sudah menyatakan kembali guyub lagi. Pak Muhammad Nuh sudah menyerukan supaya semua ikut hadir resepsi harlah besok pagi,” katanya.

Tidak hanya itu, perwakilan 38 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan 500-an Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) juga sudah mengonfirmasi hadir dalam agenda tersebut. Karena keterbatasan tempat, panitia juga menyiapkan instrumen khusus di luar Istora.

“Sebagian besar peserta sudah tiba dan menyiapkan diri di pusat penginapan di Hotel Sultan Jakarta,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya juga menyampaikan bahwa dalam peringatan harlah ke-100 NU ini juga, pihaknya telah mengundang Presiden Prabowo Subianto dan segenap menteri, pimpinan lembaga negara, serta duta-duta besar negara sahabat.

“Mudah-mudahan besok Bapak Presiden tidak berhalangan, bisa hadir bersama kami. Hal teknis sudah dikoordinasikan termasuk sama Paspampres,” ujarnya.

Sebagai informasi, NU lahir pada 16 Rajab 1344 H bertepatan dengan 31 Januari 1926 M. Sebelumnya, pada 2023 lalu di Sidoarjo, Jawa Timur, digelar peringatan harlah 1 abad NU versi Hijriah. Pada Sabtu besok akan peringati 100 tahun menurut kalender Masehi.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × four =